Lucifer

15551 votes, average 8.4 out of 10

Bisa dibilang, setiap kali Lucifer Morningstar tampil di layar, ada magnetik yang sulit untuk ditolak. Siapa sangka, karakter ini—yang merupakan sosok dari neraka itu sendiri—justru bisa membuat kita tertawa dan terpesona! Mengambil latar belakang Los Angeles yang glamor, serial ini mengajak kita mendalami kehidupan sang iblis yang justru lebih memilih menikmati cocktail dan menghabiskan waktu dengan para manusia dibandingkan kembali ke tahta nerakanya. Ketika dia bertemu dengan detektif Chloe Decker, chemistry di antara keduanya sangat menarik. Mereka berdua seperti dua magnet yang saling menarik dan menantang satu sama lain dalam mengejar keadilan, sekaligus menemukan sisi lain dari diri mereka masing-masing.

Satu hal yang bikin saya terus terikat pada serial ini adalah cara Lucifer berinteraksi dengan karakter lain. Setiap dialognya penuh dengan humor sarkastik yang membuat kita tersenyum dan bercanda sambil berpikir tentang moralitas. Apalagi saat dia mulai meragukan eksistensi jahat dalam diri manusia serta mengeksplorasi rasa kemanusiaannya sendiri. Ya, meskipun ia adalah raja iblis, ada kalanya kita bisa melihat sisi lebih lembut dari dirinya. Nggak heran jika tagline “It’s good to be bad” terasa begitu relevan. Berani ambil langkah keluar dari zona nyaman dan melihat sisi gelap bisa jadi cara bagi kita untuk lebih memahami sifat kemanusiaan yang kompleks.

Posted on:
Views:0
Tagline:It’s good to be bad.
Quality:
Year:
Duration: 45 Min
Release:
Last Air Date:10 Sep 2021
Number Of Episode:93
Network:,
Language:English

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *