Setiap kali melihat gambar tumpukan karpet hijau dan langit cerah di luar terowongan tersebut, ada kesan mendebarkan yang tak bisa dipungkiri. “The Tunnel to Summer, the Exit of Goodbyes” membawa kita berkelana ke dalam perjalanan emosional yang penuh dengan harapan dan keputusan. Dengan latar belakang pedesaan Jepang yang memikat, kita diperkenalkan kepada Kaoru Tohno, pemuda misterius dengan masa lalu yang kelam, dan Anzu Hanashiro, gadis yang mencoba mencari titik temu antara realitas dan impiannya. Mereka berdua bertemu di terowongan Urashima, sebuah tempat yang menawarkan kemungkinan tak terbatas, tapi tentu saja, semua itu datang dengan harga yang harus dibayar.
Dalam pencarian mereka itu, kita akan mengikuti liku-liku emosional dan hubungan yang berkembang di antara keduanya. Di saat-saat tenang ketika mereka merenungkan impian dan kenyataan hidup, penonton tidak bisa tidak merasakan nostalgia akan masa lalu kita sendiri. Momen-momen kecil penuh makna muncul tanpa terasa, mengajak kita untuk merenungkan apa saja harapan terbesar dalam hidup serta konsekuensi dari memilih jalan tertentu. Setiap langkah di sepanjang jalan tersebut terasa intim dan menyentuh hati, menjadikan film ini sebagai bagian penting dari musim panas kita tahun ini.






