Momen ketika Alice, si gadis baru di Ishinomori Middle School, mendengar rumor aneh tentang seorang siswa bernama ‘Judas’ yang hilang, benar-benar bikin penasaran. Dengan karakter yang ceria namun canggung, dia terjebak dalam situasi penuh teka-teki. Tanpa disengaja, Alice mulai menggali misteri yang lebih dalam saat berusaha menghindari gangguan dari ibunya dan bullying dari teman-temannya. Dia tidak sendirian karena Hana, tetangganya yang eksentrik dan misterius, menjadi partner investigasinya. Keduanya memiliki dinamika unik yang membuat pencarian mereka semakin seru.
The Case of Hana & Alice bukan hanya sekadar film animasi biasa; ia menyajikan kisah yang menggabungkan unsur komedi dan misteri dengan kekuatan visual yang memukau. Setiap adegan terasa hidup berkat gaya animasinya yang menawan dan desain karakter yang penuh kepribadian. Ada banyak momen lucu dan situasi konyol yang membuat penonton tertawa, namun di balik semua itu tersimpan nuansa haru dan refleksi tentang persahabatan serta pencarian jati diri. Kesan pertama saat menonton adalah keunikan alur cerita beserta cara penyampaian emosinya, membuat kita betah untuk mengikuti setiap petunjuk yang ditawarkan.
Saat Alice dan Hana semakin dekat, kita diajak memasuki dunia kecil mereka yang penuh dengan rahasia dan kejadian tak terduga. Dengan tagline ‘Don’t step on the fish in the pool’, film ini sukses menarik perhatian tanpa harus mengungkapkan terlalu banyak sampai akhir cerita. Semuanya dibalut dengan humor segar khas Jepang yang sangat menghibur dan meninggalkan kesan mendalam bagi siapa saja yang menontonnya.





